Pertemuan 5 - Logical Desain
Desain logikal database dimulai dengan memahami proses bisnis berdasarkan kebutuhan end-user, dimodelkan menggunakan ERM. Ada dua schema utama: **Star Schema** yang sederhana dan query-nya cepat namun boros storage karena denormalisasi, dan Snowflake Schema yang hemat storage karena dinormalisasi hingga 3NF namun query-nya lebih lambat. Dalam praktiknya, Fact Table hanya boleh berisi Foreign Key, tabel dimensi dibuat lebih dulu sebelum Fact Table, dan tipe data harus disesuaikan dengan kebutuhan nyata — pilihan schema pun dikonsultasikan dengan user berdasarkan kondisi storage dan kebutuhan jangka panjang mereka.
Isi Catatan
🗄️ Desain Logikal Database
Proses Bisnis · Star Schema · Snowflake Schema
1. Pengantar
Sebelum membangun sistem atau Data Warehouse, tahap pertama yang harus dilakukan adalah Desain Logikal — dimulai dengan mengumpulkan kebutuhan proses bisnis terlebih dahulu.
Proses bisnis = alur input → proses → output untuk mencapai tujuan tertentu.
📌 Contoh di SiAkad: mahasiswa harus lunas + punya IPK dulu → baru bisa isi KRS → outputnya berupa daftar matkul per semester.
Desainnya harus user-oriented — definisikan dulu apa yang dibutuhkan pengguna (nilai, arsip materi, jadwal, dll.) sebelum sistem dibangun. Pemodelannya menggunakan ERM (Entity Relationship Modeling).
2. Star Schema ⭐
Pemodelan data multidimensi paling dasar, bentuknya menyerupai bintang — Fact Table di tengah, dikelilingi oleh Dimension Table.
Pratinjau Lampiran
Klik gambar atau PDF untuk membuka preview tanpa pindah halaman.
Galeri Gambar
Belum ada gambar referensi yang diunggah.